Selasa, 09 Juni 2026

Nisrina Fitriyani - 231011700594 - 06SIFP002 - Keamanan Sistem Informasi

  1. Implementasi Apache Web Server dan Analisis Migrasi & Import Database MySQL

Langkah pertama adalah memastikan web server (seperti Laragon/XAMPP/Apache) berjalan dengan baik di Windows.

Langkah kedua adalah memindahkan folder project ke folder www dari web server

Langkah ketiga adalah membuat database

  • Buka http://localhost/phpmyadmin/, lalu buat datasbase baru

  • Import file .sql yang ada di project 

 

Langkah keempat adalah buka file koneksi.php di folder project lalu sesuaikan dengan nama database dan web servernya

Langkah kelima adalah buka database kembali ubah username, password (Enkripsi MD5), dan nama di tabel user

Langkah keenam adalah buka localhost/jasa, lalu login dengan username dan password tadi

Berhasil Masuk

  1. Konfigurasi Virtual Drive Storage & Keamanan Direktori

Langkah pertama, pada jendela utama VirtualBox Manager, klik VM Windows Server 2003, lalu pilih Settings (Pengaturan) yang berikon gerigi, Lalu masuk ke menu storage.

Langkah kedua, di bagian Storage Devices, klik pengontrol penyimpanan (biasanya bernama Controller: IDE atau Controller: SATA), kemudian klik ikon Add Hard Disk (ikon gambar hard disk dengan tanda tambah hijau). Akan muncul jendela baru, klik tombol Create (Buat).

 

Langkah ketiga, Pada pilihan Hard Disk File Type, pastikan memilih VHD (Virtual Hard Disk) sesuai yang diminta oleh soal. Klik Next.

Langkah keempat, Pada pilihan Storage on physical hard disk, pilih Dynamically allocated dengan tidak mencentang apapun (agar tidak langsung memakan space laptop asli) atau Fixed size. Klik Next.

Langkah kelima, Pada bagian ukuran dan lokasi, ubah angkanya menjadi 15.00 GB. Klik Create.

Langkah keenam, Pastikan VHD 15 GB yang baru dibuat sudah muncul dan terpasang (attached) di daftar storage VM. Klik OK.

Langkah ketujuh, Jalankan/Nyalakan kembali VM Windows Server 2003.

Langkah kedelapan, Buka windows eksplorer, klik kanan pada My Computer, pilih Manage.

Langkah kesembilan, Jendela Computer Management akan terbuka. Pada menu sebelah kiri, klik Disk Management (di bawah kategori Storage). Biasnya, windows akan otomatis memunculkan Initialize and Convert Disk Wizard.

Lalu Klik Next, centang disk baru yang terdeteksi (misal: Disk 1),  klik Next, klik Finish.

Setelah diinisialisasi, status disk akan berubah menjadi Online, tetapi areanya masih berwarna hitam dengan keterangan Unallocated sebesar 15 GB.

Langkah kesepuluh, Klik kanan pada area hitam (Unallocated) tersebut, lalu pilih New Partition... Jendela New Partition Wizard akan terbuka, klik Next.

Lalu Pilih tipe partisi Primary partition, lalu klik Next.

Untuk ukuran partisi (Partition Size), biarkan angkanya maksimal (secara default akan menggunakan seluruh kapasitas 15 GB tersebut). Klik Next.

Pilih huruf drive (Assign Drive Letter) yang Anda inginkan, misalnya drive E: atau F:. Klik Next.

Pada halaman Format Partition, lakukan pengaturan wajib ini:

  • Pilih Format this partition with the following settings.
  • File system: Ubah menjadi NTFS (Sesuai instruksi soal).
  • Allocation unit size: Default.
  • Volume label: Bebas
  • Centang Perform a quick format agar proses format berjalan cepat.
  • Klik Next, lalu klik Finish.

Tunggu beberapa detik hingga status bar berganti warna menjadi biru tua dengan keterangan Healthy.

Langkah kesebelas, Buka windows eksplorer, akan melihat drive baru yang baru saja dibuat (mis drive E: berkapasitas 15 GB). Buka drive tersebut.

Di dalam drive baru yang masih kosong itu, klik kanan pada area putih Pilih New, Folder. Beri nama folder tersebut dengan format nama sendiri.

Selesai

  1. Validasi Integritas & Modifikasi Halaman Beranda Web

Langkah pertama, Buka folder root web server tempat aplikasi disimpan

Cari file bernama index.php. Klik kanan pada file tersebut, lalu pilih Open With, Notepad. Cari bagian Header atau tag <h1>, <h2>, <header>, atau title. Tambahkan/ ubah jadi nama sendiri.

Cari file bernama admin.php. Klik kanan pada file tersebut, lalu pilih Open With, Notepad. Cari bagian Header atau tag <h1>, <h2>, <header>, atau title. Tambahkan/ ubah jadi nama sendiri.

Langkah kedua Validasi Render di Browser

Selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar